For the complete documentation index, see llms.txt. This page is also available as Markdown.

Kemampuan untuk bertindak

Pelibatan pemangku kepentingan proyek dari komunitas

Organisasi yang menjalankan proyek harus menyediakan dokumentasi tentang kapasitas mereka untuk menerapkan dan memantau proyek dengan sukses di wilayah mereka. Selain dokumen hukum, tim juga harus menunjukkan kapasitas manajemen proyek. Idealnya, organisasi akan memiliki Masyarakat Adat dan komunitas lokal di tim manajemen. Jika proyek tidak dijalankan secara lokal atau oleh orang lokal, tim proyek harus memberi alasan untuk manajemen jarak jauh dan menunjukkan kemampuan tim untuk menjalankan proyek.

Metodologi ini menekankan keterlibatan Masyarakat Adat dan komunitas lokal. Karena itu, proyek harus mempertimbangkan kompetensi budaya dalam semua aspek kerja dengan Masyarakat Adat, mulai dari pengumpulan data sampai pembayaran langsung kepada orang-orang di lapangan. Tim pelaksana proyek harus memberi rincian yang menunjukkan bahwa mereka mempertimbangkan seluruh rangkaian kegiatan, dan bahwa mereka memiliki rencana yang jelas dan transparan untuk pelaksanaan program bersama Masyarakat Adat dan komunitas lokal.

Kapasitas untuk bertindak mencakup kapasitas keuangan untuk pelaksanaan proyek. Proyek harus menyediakan proyeksi keuangan dan tabel kapitalisasi untuk organisasi yang terlibat. Jika ada investor luar, proyek harus transparan tentang harapan pengembalian investasi dari investor luar. Kredit keanekaragaman hayati untuk ISBM tidak dapat digunakan untuk offset, jadi harapan keuangan para investor perlu selaras dengan penggunaan kredit yang akan ada ini. Struktur perjanjian atau kontrak untuk memastikan kapasitas administrasi harus mempertimbangkan pengaman.

Apakah ini membantu?