For the complete documentation index, see llms.txt. This page is also available as Markdown.

Resep bokashi

Bokashi memiliki berbagai resep

Kami selalu merekomendasikan iterasi dan eksperimen lapangan. Namun, berikut beberapa resep awal standar yang baik untuk bokashi.

Gambar O: Membuat bokashi di persemaian portabel

A woman tips forest organic matter into a blue 50-gallon drum holding reddish-brown bokashi mix, forest behind, Putumayo.
Magaly membuat bokashi dalam drum 50 galon: pembenah tanah hasil fermentasi, Putumayo

Resep bokashi drum 50g

Bahan:

  • 20 kg sekam padi: Sumber karbon dan makanan bagi mikroorganisme.

  • 40 kg mogolla (dedak gandum): Menyediakan nutrisi dan juga berfungsi sebagai makanan bagi mikroorganisme.

  • 20 kg bahan organik: Idealnya dikumpulkan dari hutan primer untuk keanekaragaman mikroba yang lebih besar.

  • Molase (jumlah tidak ditentukan): Menyediakan gula yang merangsang aktivitas mikroba.

  • Air (secukupnya): Digunakan untuk melarutkan molase.

Total bahan organik yang terlibat: 33,10 kg (menurut catatan awal, meskipun penjumlahan langsung komponennya adalah 80 kg, yang mungkin memerlukan koreksi atau klarifikasi).

Proses persiapan:

1

Persiapan

Bentangkan lembaran plastik besar di tanah.

2

Pencampuran

Letakkan bahan organik di atas plastik. Tambahkan sekam padi dan mogolla.

3

Molase dan air

Campur molase dengan air secara terpisah hingga larut sepenuhnya.

4

Penggabungan

Tambahkan campuran cair ini ke bahan-bahan padat di atas plastik.

5

Homogenisasi

Aduk semua komponen hingga rata, sambil menyingkirkan batang atau benda besar.

6

Pemeriksaan kelembapan

Ambil segenggam campuran; campuran harus lembap tetapi tidak meneteskan air saat diperas.

7

Fermentasi anaerob

Masukkan campuran ke dalam drum 50 galon, padatkan dengan kuat untuk menghilangkan udara.

8

Penyegelan

Tutup drum secara kedap udara untuk memulai proses fermentasi anaerob.

Catatan tambahan:

Disarankan menggunakan bahan organik dari hutan primer untuk memperkaya keanekaragaman mikroba bokashi.

🤓 Alasan teknis di balik bahan-bahannya

Dalam resep, C adalah karbon dan N adalah nitrogen. Singkatan agronomi standar. rasio C:N adalah bagian penting dari resep yang baik:

  • Bahan berkadar C tinggi (sekam padi ~80:1, serbuk gergaji ~400:1, kulit kopi ~50:1, biochar ~∞) — ini adalah bahan pengisi "cokelat" yang kaya karbon

  • Bahan berkadar N tinggi (kotoran ayam ~7:1, emulsi ikan ~5:1, daun hijau segar ~15:1) — aktivator "hijau" yang kaya nitrogen

  • Target bokashi: kira-kira 25–30:1 saat masuk. Jika C terlalu tinggi, fermentasi terhenti. Jika N terlalu tinggi, Anda kehilangan nitrogen sebagai amonia (adonan yang bau berarti gagal).

Kompos menggunakan rasio yang sama karena alasan yang sama — mikroba membutuhkan sekitar 25 bagian karbon untuk setiap 1 bagian nitrogen untuk membangun tubuh mereka sendiri. Bokashi hanya mencapainya lebih cepat karena jalur fermentasi asam laktat lebih efisien daripada dekomposisi termofilik.

Tips praktis: jika bokashi milik petani berbau amonia, tambahkan lebih banyak sekam padi. Jika tidak mau berfermentasi dan tetap dingin, tambahkan lebih banyak kotoran ternak atau molase.

Terakhir diperbarui

Apakah ini membantu?